Jumat, 27 Mei 2016

BENI HERNEDI: PEMBANGUNAN HARUS CEPAT DAN TEPAT


 Sekayu -

Saya ingin pembangunan cepat dan tepat ! , seru Plt Bupati Musi banyuasin Beni Hernedi dihadapan seluruh pimpinan SKPD dalam rapat pra koordinasi evaluasi dan pengendalian pelaksanaan kegiatan pembangunan di ruang rapat Serasan Sekate, Kamis(26/5/2016).
"ini sudah akhir Mei, artinya tidak lama lagi kita memasuki triwulan II. Bapak- Ibu tolong bantu saya, bersama- sama kita lakukan upaya percepatan pembangunan. Saya ingin cepat dan tepat mengenai itu kita akan lakukan evaluasi terus," ujar orang nomor satu di Muba itu.

Setelah itu kita kelapangan, lanjut Beni kita awasi pelaksanaannya, kita pastikan bahwa memang pembangunan itu tepat sasaran dan bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah kita.

"Terkait dengan APBDP 2016 dan RAPBD tahun 2017, saya ingin kita berbenah kita sudah 2 tahun mendapat WTP, dan harapan saya kedepan kita masih tetap WTP ditambah lagi kita bisa saja mendapat dana insentif lebih kurang Rp 45 Milyar jika itu tepat waktu, ini harus kita kejar" pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten II Ir Sulaiman Zakaria MT, menurutnya di triwulan I ini SKPD harus lakukan percepatan lelang terutama paket- paket strategis, " tidak ada cara lain SKPD harus segera lengkapi berkas kemudian disampaikan ke ULP agar segera dilakukan pelelangan, apalagi tidak lama lagi kita memasuki triwulan ke II," tegasnya.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Sekretaris BAPPEDA Kabupaten Muba Hj Nurzahrawati SPd MT,  per April 2016 capaian realisasi pembangunan fisik baru dikisaran 22,62% sedangkan realisasi penyerapan keuangan masih dikisaran 17,10%.

"Jika dilihat dari target kabupaten per April 2016 keduanya masih dibawah target,  target kita bulan April ini untuk fisiknya yaitu 24,7% artinya realisasi kita masih selisih sekitar 2%, sedangkan target penyerapan keuangan yaitu 19,5% realisasi kita saat ini juga masih dibawah target ini dengan selisih sekitar 2% juga," jelasnya.

(Penulis: Charles , Editor: Redy Rinaldi)

olpaper
Online Paper Updated at:

KAPOLRES SERTIJAB LIMA PERWIRA DI MUARA ENIM


Muaraenim -

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto, S.IK., Jum’at (27/05/2016) siang menggelar serah terima jabatan (setijab) lima perwira di lingkungannya. Mereka itu Kapolsek Rambang Dangku AKP Nazirudin pindah menjabat Kapolsek Mariana Banyuasin.

Kemudian Kapolsek Lawang Kidul AKP Herli Setiawan pindah menjabat Kapolsek Rambang Dangku, posisinya digantikan AKP Yosef Rizal dari Kapolsek Babat Toman Musi Banyuasin. Selanjutnya Kapolsek Penukal Abab AKP Indrowono menjabat Kapolsek Mesuji OKI digantikan AKP Salahudin Deni Nirwana Sirait dari Kapolsek Mesuji OKI.

Dalam kesempatan ini, Kapolres yang didampingi Kabag ops Kompol Zulkarnain dan Kasubag Humas Iptu Arsyad AR mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang sudah mengabdikan diri di Polres Muara Enim.

“Selamat mengabdi dijabatan baru, pergantian ini bentuk penyegaran dan peningkatan dari kemampuan personel. Dan selamat datang pejabat baru di lingkungan Polres”, tutur Nuryanto.

Dalam amanatnya, Nuryanto meminta kepada jajarannya supaya antisipasi ancaman tindak kriminal selama bulan puasa dan jelang lebaran tahun ini. Kemudian Nuryanto mengatakan kebiasaan masyarakat selama bulan puasa dan jelang lebaran sering euphoria sehingga lalai akan ancaman tindakan pidana, seperti pencurian dan penjambretan.

“Makanya potensi kerawanan kriminal harus diperhatikan”, himbaunya.(eko)

olpaper
Online Paper Updated at:

YUDISIUM, NILAI BAGUS BUKAN JAMINAN KESUKSESAN


Baturaja –

Kampus AMIK AKMI Baturaja menggelar yudisium untuk meluluskan mahasiswa yang telah menyelesaikan proses kegiatan perkuliahan di tahun akademik 2013. Yudisium ini merupakan proses penentu kelulusan mahasiswa.

Mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan ini memiliki hak untuk menyandang gelar kesarjanaan. Dalam Yudisium ini telah berhasil di yudisium sebanyak 378 mahasiswa, terdiri dari 234 lulusan program studi Manajemen Informatika (MI) dan 144 mahasiswa program studi Teknik Informatika (TI).

Dalam sambutannya Direktur AMIK AKMI Baturaja Naproni mengatakan, predikat nilai baik itu memuaskan, sangat memuaskan ataupun juga  pujian. Namun, tidak menjamin kesusksesan seseorang. Maka dari itu yang diperlukan adalah pribadi yang pantang menyerah, kreatif, jujur, dan terus melakukan yang terbaik itu menjadi modal di dunia usaha maupun kerja.

“Selain itu selama kurang lebih 2,5 tahun lalu anda bukan apa-apa. Disanalah kalian mulai awal kuliah hingga sekarang. Dan saat ini kalian sudah sah mendapat gelar Ahli Madiyah (AMd). Anda juga patut berterima kasih kepada orang yang paling sayangi yaitu orang tua. Karena berkat merekalah kalian bisa sampai bisa menyelesaikan kuliah ini,” ungkap Naproni, Kamis (26/5).

Dalam hal ini juga Naproni  berharap bahwa seluruh alumni dapat mengembangkan ilmu yang pernah di dapatkan di bangku perkuliahan ke dalam dunia kerja yang sesungguhnya maupun menciptakan berbagai lapangan kerja di bidang komputer dan teknologi informasi. Alumni diharapkan juga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan menjaga nama baik almamater dimanapun berada.

“Mungkin dimata kalian kenapa kami dosen mempersulit kalian, maupun dicoret yakinlah niat kami setulus hati baik dan ingin menjadi orang yang pintar dan sukses,” jelasnya. (fei)

olpaper
Online Paper Updated at:

DIDUGA SOPIR NGANTUK, TRUK TERJUN KE SUNGAI


Baturaja –

Dampak dari belum adanya perbaikan di Jalan Terbis, Desa Banuayu, Kecamatan Lubuk Batang, Ogan Komering Ulu (OKU) memakan korban. Truk PT Bhanda Ghara Reksa terjun bebas ke aliran Sungai Ogan setelah sang sopir Ritonga (47) tak mampu menguasai kendaraan yang dibawanya. Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Tamsir (47), rekan korban, Jumat (27/5), menyebutkan, mereka berangkat dari Palembang berdua pada Kamis petang. Mereka konvoi dua mobil. Dalam konvoi tersebut, kendaraan yang dikemudikan Ritonga berada di belakang. Semula, Tamsir tidak mengetahui jika rekannnya mengalami kecelakaan.

“Saya tahu pas sampai di PT Semen Baturaja. Kok (Ritonga) gak ada,” ujarnya.

Dirinya pun mencoba menghubungi handphone Ritonga. Namun, handphone yang bersangkutan dalam posisi off. Pikiran aneh pun berkecamuk, meski dirinya belum mengetahui kondisi rekannya. Tak mendapat respon dari Ritonga, dirinya pun terpaksa balik arah. Meski loading order (LO) muat semen sudah dipegangnya.

“Biasanya kalau di miscall langsung telpon balik. Tapi ini malah gak aktif,” tuturnya.

Kecurigaan dan rasa penasaran yang berkecamuk membawa dirinya kembali menyusuri jalanan yang sudah dilaluinya. Tepat berada di lokasi jalan rusak Desa Banu, dirinya bertanya pada warga yang ada di lokasi. Padahal, ketika dirinya melintas tidak ada warga yang berjaga pasca pembubaran. Dari warga itulah, dirinya tahu jika rekannya “berendam” di tengah sungai berikut kendaraannya.

“Mereka memberi tahu ciri-cirinya, dan ternyata itu kendaraan Ritonga,” urainya.

Saat ditemukan, posisi kendaraan Ritonga sudah terseret dan tenggelam ke tengah sungai. Kuat dugaan, faktor mengantuk dan tidak adanya penjaga di lokasi itu serta minimnya rambu menjadi penyebabnya. Sebab, menurut dia, selama penjagaan dilakukan warga, dia dan rekannya masih aman melintas. Insiden itu terjadi Jumat (27/5) sekitar pukul 02.00 dini hari.

“Untungnya teman saya bisa berenang. Jadi selamat,” tukasnya.

Kapolsek Lubuk Batang AKP Suryanto menyebutkan, untuk sementara penjagaan oleh warga di lokasi kerusakan jalan dihentikan. Hal ini juga dilakukan di beberapa titik. Namun pasca dihentikan penjagaan dan justru menimbulkan korban. Dirinya berkoordinasi dengan kepala desa agar penjagaan dimulai lagi.

“Tapi harus dicatat siapa-siapa yang berjaga. Dengan begitu kalau ada yang melakukan pemerasan, bisa ketahuan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Suryanto, kondisi jalan di TKP memang rusak parah. Tanah di bawah jalan sudah terbis dan terbawa arus sungai. Ditambah lagi kalau malam kondisi jalan sangat gelap, dikarnakan tidak ada lampu untuk menerangi lokasi. “Kondisi jalan memang terbis. Beberapa waktu lalu sempat ditinjau pemerintah, tapi belum ada realisasi perbaikan. Kondisinya juga gelap, karena tidak ada lampu jalan,” terangnya.

Pihaknya berkoordinasi dengan dinas perhubungan, PLN dan Satlantas untuk menambah rambu lalu lintas dan meminta penerangan di sekitar lokasi kerusakan. “Kita juga berkoordinasi dengan pihak pengurus perusahaan untuk menarik mobil dari tengah sungai,” pungkasnya.

Kecelakaan tunggal yang terjadi Jumat dini hari itu menjadi tontonan warga dan pengguna jalan. Evakuasi truk tanpa muatan itu memakan waktu yang tidak sebentar. Sementara, Ritonga sopir truk masih dalam kondisi syok atas kejadian yang menimpanya. (fei)

olpaper
Online Paper Updated at:

Rabu, 25 Mei 2016

RATUSAN KENDARAAN MILIK PEMKAB MUBA DIDATA


Sekayu -

Sesuai dengan intruksi Plt Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi, pada Apel Korpri tanggal 17 Mei lalu untuk menginventaris kendaraan dinas yang dipinjam pakai, Bagian Umum dan Pengadaan dan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) dan dibantu oleh Bagian Humas Sekretriat Daerah Kabupaten Muba mengadakan pemeriksaan fisik kendaraan dinas milik Pemkab Muba di halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (25/05/2016).

Pemeriksaan ratusan kendaraan dinas berupa mobil dan motor tersebut dipimpin langsung oleh Plt Bupati Muba guna memastikan kendaraan siap pakai sehingga dapat menunjang kegiatan operasional pemerintah dengan baik dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Dalam arahannya beliau mengatakan pemeriksaan kendaraan dinas yang dilaksanakan hari ini merupakan cara yang tepat dan cepat  mendata aset milik Pemkab Muba. "Saya mau menertibkan kendaraan dinas yang ada dilingkungan Pemkab Muba, mulai dari foto, kondisi, pernyataan pemegang kendaraan sehingga aset milik pemkab semakin hari semakin tertib," ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bagi pemegang kendaraan dinas yang tidak merawat atau mengganti plat akan diberikan sanksi berupa teguran bahkan penarikan. Sedangkan untuk kendaraan yang hilang akan dilakukan sidang Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR).

(Penulis: Alfian , Editor: Heri Hidayat)

olpaper
Online Paper Updated at:

 
back to top