Minggu, 29 Mei 2016

BANGUN ENAM JEMBATAN LAYANG


Indralaya -

Pembangunan Jalan Tol Indralaya–Palembang (Palindra) sepanjang 22 Km terus bergerak. Pada titik nol jalan Tol Palindra di mulai dari Desa Ibul Kecamatan Pemulutan, bahkan dititik Km 22 Kecamatan Indralaya, sudah dilakukan pengaspalan jalan.

Bagaimana koordinasi pembangunan jalan Tol Palindra dengan Pemkab OI ini?.  Kepala Dinas PU Bina Marga Pemkab OI  H Muhsin Abdullan ST MM pada Palembang Ekspres  ini mengatakan, memang ada koordinasi antara pihak pembangunan proyek jalan Tol Palindra dengan Pemkab OI khususnya kepada Dinas  PU BM.

“Sebelum pelaksanaan jalan tol Palindra dimulai, telah ada koordinasi antara kita (PU BM), khususnya mengenai jalan  yang ada, yang akan dilintasi proyek jalan Tol tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan H Muhsin,  jalan Tol Palindra yang dibangun sepanjang 22 Km akan melintasi 6 titik jalan yang selama ini sudah ada dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Enam titik jalan yang akan dilintasi jalan Tol itu, tidak ditutup  alias tergusur oleh proyek jalan tol, artinya jalan tersebut tetap ada, namun diatas jalan tersebut akan dibangun jembatan layang atau playover, ” lanjut H Muhsin.

Dimana dari sesuai perencanaannya dan koordinasi dengan dinas PU BM, enam titik jalan yang sudah ada tersebut, akan dibuat jalan layang.

“Kalau tidak salah dalam pembangunan jalan Tol Palindra, akan dibuat enam jalan layang (Seperti jembatan layang), jalan  Tol diatas, sedangkan dibawahnya adalah jalan yang dilalui masyarakat selamat ini,” terangnya.

Sementara pantauan media ini, proyek pembangunan jalan Tol di Km 22 Indralaya,  sudah mulai terlihat pengaspalan jalan tol  bukan dengan cara di cor beton .

Hilir mudik kendaraan truk yang  mengangku agregat ( batu koral) dan alat berat langsung menggusurnya dengan cara meratakan agregat tersebut.

Sementara dikawasan Desa Simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan, tiang pancang untuk pembangunan jembatan layang  sudah ditancapkan keperut bumi .(EVI)

olpaper
Online Paper Updated at:

LISTRIK PADAM 10 JAM, MASYARAKAT MERANA


Baturaja –

Pemadaman listrik oleh PLN di Kabupaten OKU, khususnya Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat, Sabtu (28/5), dikeluhkan sejumlah masyarakat. Pasalnya, pemadaman berlangsung selama 10 jam, sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Hal ini tentu saja mengganggu aktifitas masyarakat yang mayoritas membutuhkan energi listrik.

“Kasihan anak-anak Mas, dari tadi pagi rewel kepanasan. Biasanya nonton TV, tapi karena listrik padam mereka pada nangis,” keluh Evi, salah satu warga di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat kepada Detik Sumsel.

Evi mengaku, lantaran listrik padam dirinya jadi merana. Pekerjaan rumah yang biasanya dijalani menjadi bertambah. “Pagi-pagi listrik sudah padam, otomatis PDAM juga ikut mati. Jadi, untuk mencuci pakaian dan peralatan dapur terpaksa harus ke sungai,” ucapnya.

Sementara itu, Ronal, pemilik warnet game online juga mengeluhkan pemadaman tersebut. Ronal mengatakan, akibat pemadaman warnetnya harus kehilangan pelanggan yang biasanya bermain game online. “Tekor hari ini. Biasonyo lumayan pemasukan, apolagi ini weekend, anak sekolah banyak sudah libur,” tuturnya.

Kepala PLN Baturaja melalui Supervisor Pelayan Teknik Hermawan mengaku pemadaman dikarenakan adanya perbaikan jaringan listrik. “Kita sedang ada manuver perbaikan jaringan listrik di Jembatan Layang Sukajadi. Makanya terjadi pemadaman listrik,” jelasnya.

Menurut Hermawan, pemadaman tersebut sebelumnya sudah diumumkan kepada masyarakat melalui media. Pihaknya juga meminta maaf kepada para pelanggan atas ketidak nyamanan pemdaman itu. “Untuk sementara ini kegiatan pembenahan kita hentikan. Mungkin akan kita lanjutkan kembali setelah lebaran nanti,” tukasnya. (fei)

olpaper
Online Paper Updated at:

PALEMBANG JUARA UMUM MTQ XXVII TAHUN 2016


Lubuk Linggau –

Setelah keputusan dewan hakim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumsel yang ke – XXVII, akhirnya Kota Palembang menjadi Juara Umum sementara untuk tuan rumah Kota Lubuk Linggau diperingkat ke enam. Kegiatan ini pun ditutup langsung oleh Seketaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Mukti Sulaiman. Jum’at, (27/05) malam.

Sekda Provinsi Sumsel, Mukti Sulaiman dalam sambutannya, mengucapkan terimah kasih telah berlangsung kegiatan MTQ XXVII dengan aman dan sukses.

“Momentum ini sangat penting dan tepat untuk jadikan pembinaan bagi generasi muda kedepannya, khusunya dalam prestasi keislaman. Penyelenggaraan MTQ ini dapat menjadi sarana untuk saling memberikan motivasi bagi para penggiat Al-quran karena lebih meningkatkan pemahaman sekaligus bentuk islam terhadap kitab suci Al-quran. Semoga apa yang diperoleh menjadikan keberkahan bagi kita semua dan dapat menjadi motivasi bagi Qori dan Qoriah agar nantinya untuk MTQ ke tingkat nasional pada bulan July mendatang”, ujar Mukti.

Kesuksesan Provinsi Sumsel dapat dilihat bukan hanya pembangunan-pembangunan seperti olahraga saja yang gencar, akan tetapi membuktikan dalam pembangunan keagamaan juga kita lakukan seperti membangun Masjid Raya Sriwijaya, Islamic Center dan lainnya.

“saya dan atas nama Pemprov Sumsel mengapresiasi telah terlaksana kegiatan MTQ dengan baik dan lancar”, ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, keberhasilan Kota Lubuk Linggau dalam pembangunan telah terlihat, seperti pembangunan Masjid Agung As-Salam, “masjid ini merupakan masjid yang tercantik untuk saat ini”. Katanya.

Sementara itu, Walikota Lubuk Linggau, Prana Putra Sohe menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur sumsel yang telah memberikan dukungan atas digelarnya MTQ XXVII di Kota Lubuk Linggau.

ia menilai, Kegiatan MTQ kali ini dalam rangka untuk memperdalam keislaman, maka itulah upaya – upaya yang dilakukan tidak hanya berhenti disitu saja.

“Alhamdulilah dengan adanya kegiatan MTQ, selama seminggu setiap malam dan setiap harinya berkumandang ayat-ayat Al-Quran, semoga dengan adanya kegiatan ini menjadi berkah bagi Kota Lubuk Linggau”, Pungkasnya.(ADV. Humas Pemprov)

olpaper
Online Paper Updated at:

Jumat, 27 Mei 2016

BENI HERNEDI: PEMBANGUNAN HARUS CEPAT DAN TEPAT


 Sekayu -

Saya ingin pembangunan cepat dan tepat ! , seru Plt Bupati Musi banyuasin Beni Hernedi dihadapan seluruh pimpinan SKPD dalam rapat pra koordinasi evaluasi dan pengendalian pelaksanaan kegiatan pembangunan di ruang rapat Serasan Sekate, Kamis(26/5/2016).
"ini sudah akhir Mei, artinya tidak lama lagi kita memasuki triwulan II. Bapak- Ibu tolong bantu saya, bersama- sama kita lakukan upaya percepatan pembangunan. Saya ingin cepat dan tepat mengenai itu kita akan lakukan evaluasi terus," ujar orang nomor satu di Muba itu.

Setelah itu kita kelapangan, lanjut Beni kita awasi pelaksanaannya, kita pastikan bahwa memang pembangunan itu tepat sasaran dan bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah kita.

"Terkait dengan APBDP 2016 dan RAPBD tahun 2017, saya ingin kita berbenah kita sudah 2 tahun mendapat WTP, dan harapan saya kedepan kita masih tetap WTP ditambah lagi kita bisa saja mendapat dana insentif lebih kurang Rp 45 Milyar jika itu tepat waktu, ini harus kita kejar" pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten II Ir Sulaiman Zakaria MT, menurutnya di triwulan I ini SKPD harus lakukan percepatan lelang terutama paket- paket strategis, " tidak ada cara lain SKPD harus segera lengkapi berkas kemudian disampaikan ke ULP agar segera dilakukan pelelangan, apalagi tidak lama lagi kita memasuki triwulan ke II," tegasnya.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Sekretaris BAPPEDA Kabupaten Muba Hj Nurzahrawati SPd MT,  per April 2016 capaian realisasi pembangunan fisik baru dikisaran 22,62% sedangkan realisasi penyerapan keuangan masih dikisaran 17,10%.

"Jika dilihat dari target kabupaten per April 2016 keduanya masih dibawah target,  target kita bulan April ini untuk fisiknya yaitu 24,7% artinya realisasi kita masih selisih sekitar 2%, sedangkan target penyerapan keuangan yaitu 19,5% realisasi kita saat ini juga masih dibawah target ini dengan selisih sekitar 2% juga," jelasnya.

(Penulis: Charles , Editor: Redy Rinaldi)

olpaper
Online Paper Updated at:

KAPOLRES SERTIJAB LIMA PERWIRA DI MUARA ENIM


Muaraenim -

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto, S.IK., Jum’at (27/05/2016) siang menggelar serah terima jabatan (setijab) lima perwira di lingkungannya. Mereka itu Kapolsek Rambang Dangku AKP Nazirudin pindah menjabat Kapolsek Mariana Banyuasin.

Kemudian Kapolsek Lawang Kidul AKP Herli Setiawan pindah menjabat Kapolsek Rambang Dangku, posisinya digantikan AKP Yosef Rizal dari Kapolsek Babat Toman Musi Banyuasin. Selanjutnya Kapolsek Penukal Abab AKP Indrowono menjabat Kapolsek Mesuji OKI digantikan AKP Salahudin Deni Nirwana Sirait dari Kapolsek Mesuji OKI.

Dalam kesempatan ini, Kapolres yang didampingi Kabag ops Kompol Zulkarnain dan Kasubag Humas Iptu Arsyad AR mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang sudah mengabdikan diri di Polres Muara Enim.

“Selamat mengabdi dijabatan baru, pergantian ini bentuk penyegaran dan peningkatan dari kemampuan personel. Dan selamat datang pejabat baru di lingkungan Polres”, tutur Nuryanto.

Dalam amanatnya, Nuryanto meminta kepada jajarannya supaya antisipasi ancaman tindak kriminal selama bulan puasa dan jelang lebaran tahun ini. Kemudian Nuryanto mengatakan kebiasaan masyarakat selama bulan puasa dan jelang lebaran sering euphoria sehingga lalai akan ancaman tindakan pidana, seperti pencurian dan penjambretan.

“Makanya potensi kerawanan kriminal harus diperhatikan”, himbaunya.(eko)

olpaper
Online Paper Updated at:

 
back to top