Senandung Hikmah

RIBUAN WARGA PALEMBANG KEMBALI DEMO

RIBUAN WARGA PALEMBANG KEMBALI DEMO

Palembang -

Ribuan umat Muslim di Palembang kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut pihak kepolisian menangkap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. Massa menilai Ahok pantas dihukum lantaran menghina dan melecehkan Alquran.

Massa yang berasal dari beragam organisasi masyarakat Islam itu melakukan longmarch dari Masjid Agung Palembang menuju kantor DPRD Sumatera Selatan sejauh lima kilometer. Mereka mengatasnamakan Gerakan Umat Islam Sumsel (GUIS).

Ketua Front Pembela Islam Sumsel Habib Mahdi mengungkapkan, pihaknya siap mengawal Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah memperkarakan Ahok ke polisi. Menurut dia, jika Ahok tidak ditangkap dan pencalonannya dibiarkan, maka akan memberikan musibah bagi bangsa Indonesia.

"Bukan hanya ibu kota yang dapat musibah, tapi seluruh Tanah Air. Kami menuntut Ahok ditangkap, jangan biarkan dia terus maju sebagai calon gubernur Jakarta," ungkap Habib Mahdi dalam orasinya di halaman kantor DPRD Sumsel, Jumat (14/10).

Dikatakannya, pihak kepolisian terkesan lamban mengusut kasus ini. Presiden Djoko Widodo juga terkesan membiarkan kasus ini meluas meski terus mendapat kecaman dari umat Islam.

"Polisi jangan bodohi warga. Ahok itu menghina Islam. Hati-hati polisi tentang penista agama. Umat Islam siap jihad ke Jakarta. Satu kata, kita harus lawan Ahok. Kita cinta Indonesia, tapi apabila dengan kelakuan Ahok ini sudah kelewatan. Jangan macam-macam dengan umat Islam," tegasnya.

"Kami kasih waktu seminggu lagi bagi kepolisian, jika tidak kami akan datang ke Jakarta dengan massa yang lebih banyak lagi," tukasnya.

[hhw]

Online Paper Updated at: 18.37.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top