Senandung Hikmah

GUBERNUR SUMSEL SALUT SEMANGAT NAN-SUKO MEMBANGUN LUBUKLINGGAU

GUBERNUR SUMSEL SALUT SEMANGAT NAN-SUKO MEMBANGUN LUBUKLINGGAU

Lubuklinggau -

HUT Kota Lubuklinggau ke-15 telah dimulai dengan berbagai kegiatan, puncaknya Rapat Paripurna Istimewa di Gedung Kesenian Sebiduk Semare Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Senin (17/10).

Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Lubuklinggau ke-15 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Lubuklinggau Taufik Siswanto, Wakil Ketua II DPRD Kota Lubuklinggau Sutikno. Dihadiri Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar, anggota DPR RI H Fauzi Amro, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, Bupati Muratara H Syarif, Bupati Empat Lawang, Bupati Rejang Lebong H Hijazi, Bupati Lahat H Saifudin Aswari, mantan Walikota Lubuklinggau H Riduan Effendi.

Selanjutnya Ketua DPRD Lahat Herliansyah, Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, Dandim 0406 MLM Letkol Inf Tohir, Kapolres Kota Lubuklinggau AKBP Hajat Mambrur Bujangga, Kajari Lubuklinggau Jaya Putra, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau Puji Harian, anggota DPRD Sumsel, Kepala BNN Kota Lubuklinggau H Ibnu Mundzakir, Ketua KTNA RI Winarno Tohir, dan tamu undangan lainnya.

Rapat dimulai sejak pukul 09.30 WIB, dimulai sambutan Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya. H Rodi Wijaya mengatakan sudah banyak pencapaian H SN Prana Putra Sohe bersama H Sulaiman Kohar, dalam memimpin dan membangun Kota Lubuklinggau.

"Keberhasilan H SN Prana Putra Sohe bersama H Sulaiman Kohar merupakan keberhasilan semua komponen. Di mana kerjasama antara eksekutif dengan legislatif berjalan dengan kondusif, tentunya hal ini harus dipertahankan jika perlu ditingkatkan," tegas H Rodi Wijaya.

Sementara itu Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan, pembangunan di Kota Lubuklinggau sesuai dengan visi dan misi dengan target yang jelas. Tentunya tidak berlebihan menciptakan Lubuklinggau sesuai dengan visi dan misi yang ada. Kota Lubuklinggau tidak memiliki SDA, baik perkebunan maupun pertambangan. Kota Lubuklinggau hanya mengandalkan jasa,luas kota berslogan 'Sebiduk Semare' ini memiliki luas yang lebih besar dari Kota Solo, dan selisih sedikit dari Kota Palembang. Terdiri dari 72 kelurahan, 8 kecamatan, dan 513 RT.

"Kota Lubuklinggau merupakan satu-satunya kota yang memiliki taman nasional terluas. Pemkot Lubuklinggau mendapatkan Izin Pengelolaan Pariwisata Alam (IPPA) seluas 42 Ha selama 52 tahun," ungkap H SN Prana Putra Sohe.

Ditambahkan H SN Prana Putra Sohe, salah satu rangkaian HUT Kota Lubuklinggau juga meng-uploud logo 'Ayo Ngelong' menggantikan logo Visit Lubuklinggau 2015. PR kepemimpinan H SN Prana Putra Sohe - H Sulaiman Kohar saat ini kawasan hilir pabrikan. Kalau pembinaan UKM sudah maksimal dilakukan Pemkot Lubuklinggau, hal ini terbukti 40 UKM 14 diantaranya penjualan sudah masuk waralaba.

"Masih banyak yang perlu ditingkatkan lagi khususnya pembangunan infrastruktur dasar,seperti jalan, dan siring hal ini terbukti dua tahun dapat selesai," tambahnya.

H Alex Noerdin dalam sambutannya mengatakan bahwa jika kepala daerah di Provinsi Sumsel seperti Walikota Lubuklinggau, maka ia dapat tidur nyenyak. Kota Lubuklinggau kemajuannya luar biasa. Namun ia mengingatkan bahwa suatu kota tidak bisa diakomodir seluruh fungsi sesuai yang diinginkan.

"Kota Lubuklinggau kota transit, saat ini telah menjadi kota wisata dengan fasilitas pendukung yang memadai. Selain itu jalur transportasi juga memenuhi, baik jalur darat maupun udara. Selain itu hotel di Kota Lubuklinggau juga lebih banyak dibandingkan kota/kabupaten lain," ungkap Alex Noerdin.

Selain itu RS di Kota Lubuklinggau juga lebih banyak, dan sudah pantas dijadikan pusat kesehatan. Bisa juga menjadi pusat pendidikan, dengan banyaknya universitas dan sekolah tinggi.

"Dan akan menjadi kota industri serta perdagangan, namun tetap acuan pada tata ruang kalau mau pasti BISA. Saat ini Sumsel tidak bersaing dengan kota/kabupaten atau provinsi di Indonesia tapi bersaing di dengan kota di negara lain," tegasnya.

Alex Noerdin menolak tidak ada kota di Indonesia yang selengkap Kota Lubuklinggau, termasuk dibidang pariwisata. Pemkot Lubuklinggau memiliki banyak inovasi, Walikota Lubuklinggau lebih hebat daripada Walikota Bandung dan Surabaya tapi hanya kurang pencitraan saja.

Selain itu ia juga salut dengan keberania Kota Lubuklinggau untuk menjadi tuan rumah berbagai event, baik nasional maupun internasional. Event-event yang diadakan bukan untuk menghamburkan uang, tapi guna mempromosikan Kota Lubuklinggau.

"Kalau mau mancing tergantung umpan, kalau umpan teri dapatnya seluang. Kalau umpan besar hasilnya juga besar," tambahnya.(13)

Online Paper Updated at: 11.39.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top