Senandung Hikmah

OTT KPK DI KAB BANYUASIN

OTT KPK DI KAB BANYUASIN

Banyuasin -

Empat pejabat teras di Pemkab Banyuasin diduga diciduk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu (4/9/2016). Ke empatnya adalah YAF, FIR, MAR dan RUS, mereka dibawa KPK saat berada di rumah dinas Bupati Banyuasin.

Kedatangan belasan anggota KPK yang dikawal anggota Brimob Polda Sumsel ini hanya berlangsung 15 menit dan langsung membawa empat pejabat tersebut. Kondisi ini membuat sejumlah tamu undangan yang tengah menghadiri acara syukuran keberangkatan orang nomor satu di Banyuasin tersebut menjadi panik dan tegang.

Pihak KPK membenarkan adanya operasi tangkap tangan ini. Namun, KPK belum mau memberikan keterangan detail terkait penangkapan ini.

"Saya konfirmasikan bahwa benar hari ini ada Operasi Tangkal Tangan (OTT) di Sumatera Selatan. Mengenai siapa, berapa orang dan kasusnya apa akan diumumkan besok," kata Plt Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Jakarta.

Latar belakang OTT masih simpang siur, ada yang menyebut, persoalan Dinas Pendidikan dan bisa juga persoalan Pilkada Banyuasin tahun 2013 lalu. Dari pihak KPK sendiri belum memberikan keterangan, begitu juga pihak Pemkab Banyuasin masih belum berhasil dimintai keterangan. Empat pejabat yang dibawa KPK, kata sumber dari kopolisian.

Keempatnya dibawa ke Mapolda Sumsel. "Dari KPK memang minta bantuan Polda untuk kegiatan KPK di Banyuasin. Kita sebatas back up pengamanan, maupun pengamanan tempat dalam menjalankan tugasnya. Tindakan lain diserahkan ke KPK," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Djarot Padakova saat dikonfirmasi.

Rumah dinas Bupati Banyuasin yang berada di komplek perumahanan dinas Pemkab Banyuasin, Minggu (4/9/2016) siang
didatangi belasan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikawal personil Brimob Polda Sumsel dengan senjata lengkap. Kepastian anggota KPK ini terlihat dari baju rompi bertulis KPK yang dipakai sejumlah orang yang ada di areal rumah dinas tetsebut.

Menurut seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya, kedatangan anggota KPK dengan mengendarai lima mobil kijang Inova dan satu mobil Brimob Polda Sumsel. Secara pasti masalah apa, dirinya belum tau mengingat hanya bisa melihat dari jauh. Namun Bupati Yan Anton dan dua pejabat Banyuasin lainnya nampaknya ikut bersama rombongan KPK tersebut. "Saya nggak tau apa ditangkap atau apa namanya, tapi yang pasti saya lihat Pak Bupati ikut naik mobil KPK" katanya.

Sampai saat ini, pihak Pemkab Banyuasin belum berhasil dimintai komentar. Sejumlah Kepala SKPD yang dihubungi terkait persoalan ini mengaku tidak berwenang memberikan keterangan.

Online Paper Updated at: 04.27.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top