Senandung Hikmah

KEJUTAN PILKADA MUBA

KEJUTAN PILKADA MUBA

#Pilkada_Muba
Sekayu -

Kejutan datang dari Peta politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Banyuasin (Muba). Bukan soal dukungan partai politik (parpol) yang mengerucut kepada salah satu kandidat, H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA, anggota DPR RI dari Partai Golkar. Melainkan, nama wakil yang akan mendampingi anak gubernur Alex Noerdin itu, nanti.

Partai Amanat Nasional (PAN), misalnya. Dengan 9 kursi di DPRD Muba, harusnya bisa “ngotot” minta jatah wakil untuk H Rabik, ketua DPD PAN Muba yang direkomendasikan arus bawah. Ini faktanya beda. DPP PAN justru memutuskan mengusung duet Dodi Reza Alex-Beni Hernedi (Plt Bupati Muba) di Pilkada Muba 2017 nanti.

“Prinsipnya kita realistis saja. Kalau kita tidak mampu, ya kita dukung kandidat yang bisa mengayomi seluruh parpol. Inilah namanya politik,” ungkap Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno, kemarin (15/9).

Menurut Eddy, dukungan terhadap pasangan Dodi Reza Alex sebagai calon bupati dan Beni Hernedi sebagai calon wakil bupati dari PAN masih harus diplenokan dalam rapat DPP. “Itu proses internal yang harus dijalankan,” tukasnya.

PDI Perjuangan juga mengusung duet Dodi Reza Alex-Beni Hernedi sebagai calon bupati dan calon wakil bupati periode 2017-2022. Dukungan tertuang dalam surat yang diteken oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. “Kita yakin duet Dodi-Beni bisa memenangkan Pilkada Muba nanti,” ujar sumber di DPP PDI Perjuangan tadi malam.

Ketua DPP PDI Perjuangan Sumsel, Giri Ramandha NK membenarkan kalau Surat Keputusan dukungan kandidat Pilkada Muba dari DPP sudah keluar. “Besok (hari ini, red) akan kita umumkan secara resmi. Tunggu saja,” kilah Giri.

Partai Hanura yang sebelumnya juga belum terang benderang menyatakan dukungan, kemarin terungkap kalau partai bentukan Wiranto itu, sudah mengeluarkan SK dukungan. Yakni mengusung duet Dodi Reza Alex-Beni Hernedi. Surat dukungan diteken Plt Ketua Umum DPP Partai Hanura, Dr H Chairuddin Ismail SH MH dan Sekjen Dr Berliana Kartakusumah.

Sementara, pengurus DPP Gerindra menjatuhkan pilihan mendukung pasangan Dodi Reza-Beni Hernedi. “Kami sudah menerima SK DPP Gerindra Nomor 09-374/Rekom/DPP-Gerindra/2016 diteken Ketum Prabowo dan Sekjen Ahmad Muzani. Isinya mendukung paslon Dodi-Beni pada Pilkada Muba 2017,” ucap Sekretaris DPD Gerindra Sumsel, Novran Marjani, Kamis (15/9).

Untuk deklarasinya, kata dia, direncanakan 23 September 2016 nanti di Muba. “Dengan terbitnya SK ini, kami meminta DPC Gerindra Muba segera berkoordinasi dengan calon bupati dan calon wakil bupati Muba guna mempersiapkan pencalonan,” pungkasnya.

Baca juga : GERINDRA REKOMENDASIKAN DODI DAN BENI SEBAGAI PASLON PILKADA MUBA.

Apakah Dodi Reza Alex sudah pasti akan menggandeng Beni Hernedi yang kini menjabat Plt Bupati Muba. Kalau mengkalkulasi jumlah kursi di DPRD, hampir pasti duet pasangan muda ini yang maju. Namun, semua tergantung pada Dodi Reza. Sebab, ada PKB yang mengusulkan duet Dodi Reza-Apriyadi (Kadinsos Sumsel). Lalu, PKS mengusung Dodi Reza -Afandi Udji (pengusaha).

Diketahui, total 11 parpol mendukung pencalonan Dodi Reza Alex sebagai calon bupati Muba. Selain PAN, PDIP, Hanura, Gerindra, PKB, dan PKS, ada lima parpol lainnya juga. Yakni Golkar, PPP, Nasdem, Demokrat, dan PBB.

“Alhamdulillah semua mendukung visi Muba Maju Kembali. Koalisi ini bukan hanya untuk pilkada. Tapi, terpenting untuk semua platform yang sama untuk membangun Muba lima tahun ke depan,” kata Dodi Reza tadi malam.

Soal wakil, Dodi menegaskan, akan dia umumkan hari ini. “Politik ini cair. Untuk wakil akan saya umumkan secara resmi besok (hari ini, red),” pungkasnya.

Terpisah, H Rabik HS SE SH, ketua DPD PAN Muba yang “minta” berpasangan dan menjadi wakil Beni Hernedi, terpaksa mengubur dalam-dalam keinginannya itu. Dia memilih tetap mematuhi keputusan DPP PAN yang ada. “Saya berpolitik mengalir saja. Tak akan melawan arus yang ada,” ungkapnya.

Rabik hanya bersedia diusung PAN maju di Pilkada Muba. Ini lantaran PAN sebagai pemenang dan merebut 9 kursi di pemilu legislatif (Pileg) 2014 lalu. Partai berlambang matahari itu seharusnya mengusung kadernya maju dalam Pilkada. “Harusnya PAN harga mati mengusung kadernya, maju di Pilkada Muba ini,” ungkapnya. “Saya segera berkoordinasi dengan pusat terkait putusan itu.”

Beni Hernedi juga telah berulangkali mengatakan, dirinya akan mematuhi perintah dan keputusan Partai. Baik dicalonkan bupati, wakil bupati atau tidak sama sekali. Berjalannya waktu, Beni telah mendengar dan mendapatkan informasi kalau dirinya, kemungkinan besar akan dicalonkan sebagai calon Wakil Bupati. “Saya sudah dengar itu,” pungkasnya.

Selain calon yang diusung parpol, KPU Muba sudah meloloskan passangan calon jalur independen Amiri Arifin-Ahmad Toha. Keduanya sudah mengurus segala persyaratan pencalonan. Di antaranya, membuat Surat Keterangan Catanan Kepolisian (SKCK) dan surat keterangan tidak pailit dari pengadilan.

Diketahui, pendaftaran pasangan calon (paslon) akan berlangsung 21-23 September. KPU Muba sudah menetapkan syarat pencalonan. Antara lain, umur minimal 30 tahun, menjalani pemeriksaan kesehatan dan bebas narkoba, tidak berstatus terpidana, tidak sedang dicabut hak pilihnya, tidak pernah melakukan perbuatan tercela, menyerahkan daftar kekayaan pribadi dan bersedia diumumkan, tidak memiliki utang perseorangan dan badan hukum, tidak sedang dinyatakan pailit putusan pengadilan, bersedia menyampaikan NPWP dan laporan pajak pribadi, belum pernah menjabat bupati dan wakil bupati selama dua kali masa jabatan yang sama. “Segala persyaratan itu harus dilampirkan dan dipenuhi pada pendaftaran calon nanti,” ungkap ketua KPU Muba, H Ahmad Firdaus Marvel SE MSi. (yud/fad/ce2)

Online Paper Updated at: 20.59.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top