Senandung Hikmah

PROGRAM BKKBN JUGA JADI TOLOK UKUR KEBERHASILAN ASIAN GAMES 2018

PROGRAM BKKBN JUGA JADI TOLOK UKUR KEBERHASILAN ASIAN GAMES 2018

Palembang  –

Tolok ukur keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan menyelenggarakan even akbar Asian Games ke XVIII tahun 2018 dapat dilihat dari kesuksesan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) wilayah Sumsel mengelola kependudukan yang terencana melalui program Keluarga Berencana.

Kaitan BKKBN dengan Asian Games adalah bagaimana suatu daerah bisa jadi tuan rumah adalah karena keadaan penduduknya. Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin saat melakukan pelantikan Kepala kantor wilayah (Kakanwil) BKKBN yang baru, Drs. Waspi, di Graha Bina Praja. Rabu, (03/08).

Dikatakan Alex, nantinya saat penyelenggaraan olahraga terbesar di Asia itu berlangsung, para atlet maupun wisatawan luar negeri akan diberi informasi, bahwa Provinsi Sumsel adalah daerah, bukan ibukota negara tetapi bisa menjadi tuan rumah. Dan ini menjadi suatu pencapaian luar biasa bagi Sumsel, terlebih lagi karena salah satu keberhasilan itu dilihat dari komponen masyarakatnya yang telah menjalani program Keluarga Berencana dari BKKBN.

Sepanjang sejarah, Asian Games XVIII tercatat yang menjadi kota penyelenggara di luar ibukota baru ada tiga yakni, Guangzhou di China, Incheon dan Busan di Korea Selatan.

“Jadikan Provinsi ini menjadi Provinsi percontohan keluarga berencana terbaik di Indonesia”, ujar Alex.

Sementara Kepala BKKBN Pusat, Dr. Surya Chandra Surapaty MPH PhD mengatakan, akan memberikan fasilitas seperti mobil unit pelayanan dan penerangan sebagai pelayanan informasi dan data untuk mendukung keinginan dari Gubernur Sumsel.

Semua fasilitas itu juga akan digunakkan sebagai salah satu sosialisasi untuk lebih menggalakkan program Keluarga Berencana kepada masyarakat.

“Semenjak reformasi, perhatian kepada Keluarga Berencana itu sangat kurang sekali, terutama di Desa, di Kecamatan. Nah itu harus kita galakkan kembali, dimana pun Provinsi itu benar-benar membina informasi, kerjasama, interaksi kepada komponen daerah dan masyarakat setempat”, ungkap Surya.

Ditambahkan Surya, program kampung KB yang sudah ada akan diperluas lagi dan akan ditentukan dari beberapa indikator pada masyarakat, seperti warga miskin, kurang sejahtera, lingkungan kumuh, maka miniatur penerobosan pembangunan sangat diharapkan.

“Kita harapkan memang kerjasama antara pemerintah pusat BKKBN ini dengan pemerintah Provinsi dan Kabupaten Desa bisa berjalan baik, program kependudukan dan berencana sangat diperlukan”, kata Surya.

Kakanwil BKKBN Sumsel yang baru dilantik, Drs. Waspi juga memprioritaskan program Keluarga Berencana. Dikatakannya, dengan majunya satu program yang lainnya akan mengikuti.

“Dari data yang kita peroleh bahwa sumsel ini sebenarnya pencapaian presentase KKBNnya sudah tinggi ada 66 persen namun masih perlu digenjot lagi”, ujarnya.(ADV. Humas Pemprov)

Online Paper Updated at: 10.52.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top