Senandung Hikmah

PLT SEKDA MUBA SAMPAIKAN KUA DAN PPAS TA 2017

PLT SEKDA MUBA SAMPAIKAN KUA DAN PPAS TA 2017

Sekayu -

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Ir H Rusli SP MM menyampaikan nota penjelasan Bupati Muba tentang rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Muba Tahun Anggaran (TA) 2017 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muba melalui rapat Badan Musyawarah (Banmus). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muba Abusari Burhan SH MSi, dan dihadiri Asisten II Setda Muba Ir H Sulaiman Zakaria MT, para Kepala SKPD serta anggota DPRD Muba, di ruang rapat Banmus DPRD Muba, Senin (8/8/2016).

Rusli menyampaikan rancangan KUA TA 2017 memuat target pencapaian kenerja terukur dari program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah disertai proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan dengan asumsi yang mendasarinya. Sedangkan dalam rancangan PPAS memuat prioritas pembangunan daerah serta plafon sementara untuk masing-masing program dan kegiatan. Sebagaimana berdasarkan RPKD dan Permendagri 31 Tahun 2016 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2017.

Secara Nasional tema Pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tehun anggaran 2017 adalah "Memacu pembangunan infrastruktur dan ekonomi untuk meningkatkan kesempatan kerja serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan antarwilayah,". selanjutnya berdasarkan RKP tersebut Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan tema pembangunan tahun anggaran 2017 yaitu "Percepatan atau perluasan hilirisasi industri dan pengembangan pariwisata berstandar internasional,".

Dengan mengacu hal tersebut dan mempertimbangkan kondisi nyata yang dihadapi saat ini, maka prioritas pemabgunan Kabupaten Muba yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2017 yang merupakan tahun transisi dari RPJMD 2012-2017 adalah RPJMD 2017-2021, maka ditetapkan tema tahun 2017 adalah, "Pembangunan industri, investasi dan inovasi,". Dengan tujuh Program prioritasnya yaitu, peningkatan penelitian dan pengembangan inovasi daerah, pengembangan agribisnis dan agroindustri perdesaan, pengembangan klaster industri, pengembangan kewirausahaan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan pengembangan Usaha Mikor Kecil dan Menengah (UMKM).

Lanjut Plt Sekda, KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2017 Kabupaten Muba menetapkan kebijakan dan target capaian, diantaranya kebijakan belanja daerah dimana belanja daerah terdiri dari belanja langsung dan tidak langsung. Belanja langsung dituangkan dalam bentuk program dan kegiatan, yang manfaat capaian kinerjanya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan keberpihakan pemerintah daerah kepada kepentingan publik. Untuk sektor pendidikan alokasi anggaran masih sekitar diatas 20 %, pada sektor kesehatan hampir mencapai 15 %, untuk pengembangan ekonomi kerakyatan dan kemandirian desa tetap dilanjutkan dengan pemberian hibah kepada desa dalam bentuk alokasi dana desa.

"Secara keseluruhan perbandingan antara belanja tidak langusng dengan belanja langsung adalah 50,63 : 49,39 persen. Besarnya persentase belanja tidak langsung dikarenakan alokasi dana desa termasuk di jenis belanja hibah pada belanja tidak langsung," tandas Rusli.

Ketua DPRD Muba Abusari Burhan SH MSi mengungkapkan bahawa rapat ini melalui dua tahap, setelah penyampaian nota penjelasan Bupati Muba, selanjutnya akan diteruskan dengan pembahasan oleh segenap amggota DPRD Kabupaten Muba pada tanggal 8 hingga 20 Agustus 2016. Selanjutnya penyampaian hasil pembahasan akan dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2016 mendatang.

(Penulis: Rendy Pradana , Editor: Basori)

Online Paper Updated at: 10.23.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top