Senandung Hikmah

PEMKAB MUBA JAJAKI OLAH LIMBAH PERKEBUNAN JADI ENERGI

PEMKAB MUBA JAJAKI OLAH LIMBAH PERKEBUNAN JADI ENERGI

Sekayu -

Kelapa sawit sebagai salah satu komoditi utama Kabupaten Musi Banyuasin yang banyak memberikan manfaat bagi kemajuan ekonomi masyarakat. Namun, kondisi yang sudah berusia lebih dari 25 tahun perlu diremajakan (replanting) untuk memastikan tingkat produktivitas sesuai dengan kebutuhan industri dan kelangsungan industri sawit serta untuk meningkatkan kesejahteraan petani maupun masyarakat.

Pemkab Muba menargetkan akan me-replanting 28.000 hektar kebun sawit baik yang dimiliki oleh petani plasma maupun petani swadaya. Sebagai langkah awal 4800 hektar kebun sawit akan di replanting tahun ini.

Dengan dimulainya program replanting ini, para petani kembali dihadapkan dengan persoalan pengolahan limbah perkebunan seperti batang,pelepah dan tandang sawit pasca dilakukan peremajaan. Hal inilah yang menarik perhatian Shinko Holding Ltd Japan salah satu perusahan jepang yang memiliki teknologi hidrotermal yang dapat mengubah sampah menjadi energi.

Setelah tragedi kebocoran reaktor nuklir Fukushima, Pemerintah Jepang secara perlahan telah menyetop penggunaan nuklir sebagai sumber energi, dan sekarang fokus dalam pengembangan clean energy dengan teknologi waste to energy, kata Mr Kentaro Nagasiwa selaku CEO Shinko Holding Ltd Japan, Jumat (12/8/2016) ketika beraudiensi bersama Plt Bupati Beni Hernedi di ruang rapat Bupati.

Dr Eng. Bayu Indrawan selaku teknologi inovator Shinko Holding Ltd Japan menjelaskan bahwa dengan menggunakan teknologi Hidrotermal, limbah perkebunan yang dihasilkan pasca peremajaan sawit dapat diubah menjadi bahan bakar berbahan padat (Bio Masa) dan pupuk. "Ini adalah peluang, mengingat luasnya perkebunan kelapa sawit di Muba," jelasnya.

Menanggapi itu, Plt Bupati Beni Hernedi mengaku sangat tertarik, lebih lanjut ia memerintahkan dinas terkait untuk melakukan pertemuan lanjutan  dengan pihak Shinko Holding. "Saya sangat tertarik tentang Bio masa itu, selama ini limbah perkebunan itu seperti tidak ada gunanya, dengan teknologi hidrotermal ini dapat dijadikan berbagai produk clean energy yang bernilai ekonomis," ujarnya.

"Pemkab Muba mendukung rencana ini, ini adalah pertemuan awal, silahkan nanti kita siapkan pertemuan lanjutan untuk membahas ini," tambahnya.

(Penulis: Charles , Editor: Redy Rinaldi)

Online Paper Updated at: 11.07.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top