Senandung Hikmah

LAHAN GAMBUT DI OGAN ILIR KEMBALI TERBAKAR

LAHAN GAMBUT DI OGAN ILIR KEMBALI TERBAKAR

Inderalaya -

Untuk kesekian kalinya, kebakaran lahan gambut kembali terjadi di kawasan Desa Sungai Rambutan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI). Belum diketahui pasti asal-muasal api yang membakar puluhan hektar lahan, Kamis (11/8/2016) pukul 15.00 WIB.

Kondisi yang terjadi berulang-ulang membuat  Kepolisian setempat berang, hingga memanggil kepala Dusun (Kadus) setempat. Zainuri selaku Kadus I Desa Sungai Rambutan Inderalaya Utara, mendadak dipanggil sejumlah aparat Kepolisian berseragam dengan cara dijemput dari rumahnya. Ia pun dimintai keterangan terkait dengan terbakarnya lahan di wilayahnya.

Kapolsek Inderalaya Ajun Komisaris Polisi M Ihsan SH, seketika menginterogasi Kadus Zainuri dengan bertanya siapa pemilik lahan yang terbakar tersebut dan Kapolsek meminta kepada pemilik lahan untuk bertanggung jawab. Lanjutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil pemilik lahan.

"Tentu dalam waktu dekat  kita akan memanggil pemilik lahan yang berdasar pengakuan Kadus, pemilik lahan itu adalah orang China yang berdomisili di Palembang. Mereka (pemilik lahan) akan kita suruh menghadap untuk bertanggung jawab," ujar AKP M Ihsan.

Ditambahkan Kapolsek, bila mengetahui pasti pemilik lahan tersebut, tentu diharapkan akan ada sinergi antara petugas, perangkat desa, dan pemilik lahan itu sendiri untuk menanggulangi peristiwa kebakaran lahan.

Sementara itu, menurut Zainuri selaku Kadus Desa Sungai Rambutan mengungkapkan, bila dirinya juga tidak begitu mengetahui faktor penyebab terjadinya kebakaran lahan di wilayahnya. "Aku lihat seketika, tiba-tiba langsung ada asap tebal di udara. Tidak lama kemudian datang Polisi yang langsung menjemput untuk dimintai keterangan," aku Zainuri.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah petugas tim gabungan terdiri dari Satgas BPBD, Dinas Kehutanan, TNI, Polri di lokasi, berusaha keras memadamkan api . Namun, sulitnya menuju  lokasi kebakaran lahan mengakibatkan petugas kualahan memadamkan api. Sedangkan pemadaman melalui jalur udara sudah tidak bisa lagi karena terkendala waktu. Akhirnya, dengan bantuan berupa peralatan seperti mesin pompa air dan selang panjang, api pun berangsur-angsur bisa dijinakkan.

Penulis: Beri Supriyadi

Online Paper Updated at: 10.23.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top