Senandung Hikmah

ISHAK MEKKI : JANGAN SAMPAI PENCAK SILAT DIKUASAI NEGARA LAIN

ISHAK MEKKI : JANGAN SAMPAI PENCAK SILAT DIKUASAI NEGARA LAIN

Palembang –

Pencak Silat merupakan olahraga bela diri yang mengasah keahlian, mental dan kesehatan. Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel), H. Ishak Mekki mengatakan pencak silat adalah olahraga yang baik.

“Jadi perlu kita bangga, karena ini merupakan silat murni yang harus dilestarikan”, ujarnya saat pembukaan kejuaraan Pencak Silat Forum Komunikasi Mahasiswa Pencak Silat Indonesia (FKMPI) Open Tahun 2016 antar perguruan tinggi se-Sumsel di Atrium Palembang Indah Mall (PIM). Jum’at, (05/08).

Kegiatan pencak silat se-Sumsel ini untuk memperebutkan piala Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Sumsel.

Menurutnya, pencak silat ini sudah menjadi event nasional bahkan internasional, jangan sampai pencak silat ini di kuasi oleh negara tetangga.

“Maka dari itu, pencak silat ini perlu mendapatkan perhatian dan juga harus ditingkatkan, sehingga kita bisa mengikuti tingkat regional, nasional dan internasional”, harapnya.

Dijelaskannya, dengan adanya pencak silat antar perguruan tinggi, sehingga banyak para mahasiswa dan pemuda yang dapat meminati, selain itu, sebagai ajang silaturahmi dan berkumpul, mereka juga bisa mengembangkan kreasi pencak silat dengan bertukar pikiran dan berbagi pengalaman yang mereka miliki.

Ishak menilai, turnamen pencak silat diadakan di mall sangat tepat sekali. “Di mall banyak masyarakat yang melihat, disini juga banyak para pemuda dan anak-anak, jadi sangat pas sekali diadakan di mall”, ujarnya.

Ishak juga berpesan agar para peserta yang mengikuti turnamen pencak silat untuk menjaga kesehatan serta gunakan momen ini untuk silaturahmi”, katanya.

Sementara itu, Laporan Ketua Umum FKMPI Korwil Sumsel, Wulan Dwi Mentari menyampaikan, kegiatan ini mengusung tema, “The Revolution of Pencak Silat Generation”,

“Dimana dari tema FKMPI berharap, kejuaraan ini bukan hanya sebagai ajang unjuk gigi dan ajang untuk meraih prestasi saja namun juga dapat melahirkan generasi muda khususnya mahasiswa pencak silat yang berani dan mampu merevolusi tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam arti mampu merubah sesuatu bila perlu dengan membongkar untuk tujuan membangun lebih baik”, katanya.

Dia menambahkan, kejuaraan ini diikuti 13 perguruan tinggi yang terdiri dari, Unsri sebanyak 11 atlet, PGRI 11 atlet, UIN Raden Fattah Palembang 9 atlet, UMP 8 atlet, Poltekkers 6 atlet, Unila 6 atlet, Akmi Baturaja 4 atlet, U. Tridinanti 3 atlet, Stisipol 1 atlet, STIK Siti Khodijah 1 atlet, Akademi Kesehatan Lingkungan 1 atlet, Stipada 1 atlet, Syakyakirti 1 atlet. Total peserta sebanyak 64 atlet.

“Ini merupakan kejuaraan pencak silat pertama kali yang diadakan mahasiswa pencak silat di Sumsel”, ujarnya.

Dia berharap, melalui kejuaraan ini dapat mencari dan menggali lebih dalam bibit-bibit atlet mahasiswa di Sumsel agar lebih menonjol.

“Kami juga berharap kejuaraan ini dapat memotivasi para generasi muda, khususnya mahasiswa pencak silat selalu melestarikan budaya bangsa bela diri tradisional Indonesia dan menggalakan semangat pencak silat mahasiswa untuk mengadakan pencak silat antar mahasiswa sehingga sampai ke tingkat internasional”, pungkasnya.(ADV. Humas Pemprov)

Online Paper Updated at: 10.37.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top