Senandung Hikmah

DEWAN DESAK PERBAIKAN JALAN PAYARAMAN-PAYABESAR DAN PAYARAMAN-BETUNG

DEWAN DESAK PERBAIKAN JALAN PAYARAMAN-PAYABESAR DAN PAYARAMAN-BETUNG

Indralaya -

Banyaknya jalan di Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang belum di tingkatkan khususnya di Kecamatan Payaraman.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir Sonedi menegaskan kiranya untuk anggaran 2016 jalan ibu kota kecamatan harus seimbang  pembangunannya dengan ibu kota Kabupaten, sebab melihat pembangunan sekarang ini kecamatan terkesan tertinggal dan seolah kepentingan masyarakat terkait jalan di pandang sebelah mata.

“Contoh ruas jalan Betung-payaraman, seingat saya terakhir jalan tersebut dikerjakan sekitar tahun 2013 tapi tidak dikerjakan secara keseluruhan, melainkan per spot. Seharusnya menurut hemat saya jalan sepanjang 7 Kilo meter ini bisa selesai dengan 2 atau 1 kali anggaran, mengingat mobilitas petani yang padat melintasi jalan tersebut hendaknya menjadi prioritas pihak pemerintah,” ujar Sonedi.

Sedangkan ruas jalan Payaraman -Payabesar sudah terputus padahal menurut Sonedi, jalan tersebut sangat penting bahkan merupakan salah satu urat nadi masyarakat, tidak hanya untuk petani, pelajar dari beberapa sekolah pun setiap hari melintas di jalan tersebut.

“Ya, yang terparah di Desa Talang Seleman sejak tahun 2009 memang ada peningkatan namun, untuk mutu pekerjaan bisa di bilang di tidak mengutamakan kwalitas, sebab sudah banyak jalan yang hancur sebelum masa perawatan selesai,” ungkapnya.

Dengan melihat hasil pekerjaan jalan yang sudah-sudah. Politisi Partai Demokrat ini berharap kepada pihak terkait yaitu Pemerintah Kab OI dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) agar kedepan untuk peningkatan jalan di ruas jalan kecamatan payaraman menjadi pokus tidak sekedar perawatan apalagi di bangun di atas jalan rusak saja bukan  keseluruhan jalan.

“Peningkatan jalan menggunakan cor beton memang bagus, tetapi jika di bangun hanya 10 Meter terus pindah ke titik lain, menurut saya sangat tidak efektif, kalau pun memang harus beton seharusnya pekerjaan itu dari 0 sampai akhir bukan dikerjakan melompat-lomat,bahkan saya sendiri selaku pengguna jalan tidak merasa nyaman dengan ketinggian Janlan beton tersebut, tetapi saya tetap mengharapkan selaku Putra daerah dan Dapil pemilihan untuk peningkatan kedepan menggunakan aspal bukan cor beton,” terangnya.

Ditambahkannya, dana yang sudah di anggarkan oleh pemerintah untuk ruas jalan Betung-payaraman sebesar 1 Miliar di tahun 2016, sangat tidak mencukupi, sebab menurutnya untuk jalan sepanjang 7 Km dan banyak titik jalan hancur jelas hanya sekedarnya saja di kerjakan.

“Saya akan hapus anggaran itu jika pemerintah hanya mengalokasikan dana 1 M, sudah seharusnya ruas jalan tersebut di selesaikan karna mengingat kepentingan masyarakat yang melintas di ruas jalan Betung-Payaraman sangat mendesak. Insyaallah, akan saya perjuangkan sebab saya di anggaran dan sudah semestinya ruas jalan Betung-payaraman menjadi prioritas,” tukasnya.(evi)

Online Paper Updated at: 10.33.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top