Senandung Hikmah

2016, KEMENAG SUMSEL BAKAL ANGKAT 113 PENGHULU

2016, KEMENAG SUMSEL BAKAL ANGKAT 113 PENGHULU

Palembang -

Tahun ini Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan akan mengangkat 113 penghulu. Kebijakan ini merupakan salah satu langkah untuk mengatasi kekurangan tenaga pencatat nikah di kabupaten/kota di Sumsel.

Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Drs. H. Yeri Taswin, M.Pd.I mengatakan, jumlah penghulu yang ada di Sumsel memang sangat minim. Sementara wilayah kerjanya sangat luas. Setelah keluarnya aturan mengenai tidak diperpanjangnya SK pembantu pegawai pencatat nikah (P3N), kebutuhan terhadap penghulu selaku pencatat nikah memang sangat besar. Di Sumsel sendiri, setidaknya dibutuhkan 399 penghulu dan yang kita miliki saat ini hanya ada 84 penghulu. Itu artinya ada kekurangan 315 penghulu, jelas Yeri Taswin saat menerima kunjungan Komisi IV DRPD Kabupaten OKU Timur di Aula Kanwil Kemenag dikutif dari situs sumsel.kemenag.go.id, Kamis (25/8).

Untuk itulah, lanjut Yeri, tahun ini Kemenag Sumsel akan mengangkat 113 penghulu dan mereka ini sudah diikutkan assesmen. Hal itu akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang. Khusus di OKU Timur sendiri, saat ini hanya ada 19 tenaga pencatat nikah yang terdiri dari tujuh penghulu dan 12 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Padahal yang harus dilayani adalah masyarakat yang tinggal di 20 kecamatan, belum lagi jarak antara desa terbilang jauh. Ini menjadi kendala tersendiri, beber Yeri.

Selain pengangkatan penghulu, upaya lain yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan nikah adalah mengusulkan pendirian KUA baru di kecamatan-kecamatan yang belum punya KUA. Memang pada 2012 yang lalu, Kemenag Sumsel telah mengusulkan pendirian 60 KUA Kecamatan, namun yang terealisasi baru 26 kecamatan. Pendirian KUA memang tidak mudah karena harus ada persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) dan Menteri Keuangan. Namun kita terus berusaha dan mudah-mudahan tahun-tahun mendatang akan ada KUA-KUA baru, tutur pria kelahiran Baturaja, 50 tahun lalu itu.

Ketua Komisi IV DPRD OKU Timur Fenus Antonius SE, selaku ketua rombongan, menyambut baik upaya yang dilakukan Kemenag Sumsel. Dia bahkan berjanji untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penyediaan lahan bila memang nantinya akan didirikan KUA di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten OKU Timur.

Kita sangat mendukung bila nanti didirikan KUA baru di wilayah OKU Timur. Kita memang melihat bahwa pelayanan nikah bagi masyarakat, khususnya di OKU Timur, amat terhambat pasca tidak diperpanjangnya SK P3N. Kebutuhan masyarakat yang besar amat tidak sebanding dengan tenaga pencatat nikah yang dimiliki Kemenag, tegas Fenus.

Sementara itu, dalam kunjungan ini Fenus membawa 10 anggota dari berbagai fraksi. Mereka diterima Kabag TU, Kasubbag Informasi dan Humas Safitri Irwan S.Ag, M.Pd.I, Kasubbag Hukum dan KUB H. Saefudin S.Ag, M.Si serta beberapa Kepala Seksi di Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah. Diskusi yang berlangsung lebih kurang dua jam dari pukul 09.30 sampai 11.30 WIB itu berjalan cukup alot meski masih dalam nuansa keakraban.(Rel/Faz)

Online Paper Updated at: 09.34.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top