Senandung Hikmah

SESUDAH LEBARAN PASAR PENDOPO PALI SEPI PENGUNJUNG

SESUDAH LEBARAN PASAR PENDOPO PALI SEPI PENGUNJUNG

PALI –

Para pedagang pasar impres Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) “mengeluh”, karena sepinya pengunjung menjadikan omset mereka menjadi jauh lebih berkurang.

Dari pantauan, sepinya pengunjung diduga akibat rendahnya harga karet yang menjadi mata pencaharian warga di Kabupaten PALI ini.

Jonishon kepala pasar impres Kabupaten PALI menuturkan, “pembeli yang datang untuk berbelanja di pasar impres ini sepi pengunjungnya, biasanya pengunjung banyak berbelanja ke pasar impres ini dari daerah benakat, sungi baung, talang akar dan sebagainya. Karena harga karet yang rendah membuat para pembeli yang dari dusun-dusun ini berfikir dua kali untuk berbelanja ke pasar”, ujarnya. Kamis, (21/07).

Begitu juga dengan dwi, salah satu pedagang yang berjualan di pasar impres menyatakan, “pengunjung yang berbelanja sangatlah sepi dari beberapa hari sesudah lebaran hingga sekarang, entah apa yang menjadi penyebabnya, mungkin karena harga karet yang murah atau masih suasana lebaran”, terangnya.

Harga Karet yang begitu murah membuat masyarakat susah, harga karet hanya berkisar antara Rp 6.000 sampai Rp7.000/kg. Dengan harga seperti itu, petani karet sulit mencukupi kebutuhan keluarga.

“Jangankan untuk berbelanja kepasar pendopo untuk makan sehari-hari saja susah, harga karet murah membuat perekonomian kami sangat mencekik, apalagi dengan keadaan cuaca yang seperti ini, hujan selalu turun sore sampai malam hari, mengakibatkan kami tidak bisa memotong karet karena pohon karet yang basah akibat hujan. Jadi kami hanya berbelanja di pasar terdekat, walaupun seminggu sekali dan kami harus menunggu”. Ucap Sina.(Rica)

Online Paper Updated at: 17.13.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top