Senandung Hikmah

PILKADES SERENTAK : CALON KADES WAJIB BEBAS NARKOBA


Baturaja -

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H Kuryana Azis menekankan, bagi calon Kepala Desa dalam Pilkades serentak yang bakal dihelat pada 10 Oktober mendatang, wajib bebas dari narkoba.

Menurut bupati, selain pencegahan sekaligus pemberantasan terhadap peredaran narkoba yang menjadi musuh negara. Bahkan sekarang sudah darurat narkoba, karena sudah sampai ke pelosok. Sebab itu, bebas narkoba bagi calon Kades mutlak harus dilakukan agar saat memimpin desa dapat benar-benar bebas dari narkoba. “Saya minta setiap calon Kades, harus bebas narkoba,” tegasnya.

Dikatakannya, persyaratan bebas narkoba merupakan komitmen dirinya, pemerintah dan tuntutan masyarakat untuk pemberantasan penyalahgunaan narkoba di negeri ini, yang telah mencapai pelosok desa. Dengan bebas narkoba, Kuryana berharap, calon yang besih kelak ketika menjabat dapat ikut terlibat aktif dalam pemberantasan narkoba di wilayah kerjanya.

“Apalagi, kades itu pemimpin di desa yang harus memberi contoh baaik, kalau dia narkoba rakyaknya narkoba smua. Kalau tidak mau tes narkoba, ya tidak usah mendaftar jadi calon kades,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan bebas narkoba bagi calon kades yang akan bertarung dalam Pilkades serentak, Pemkab OKU, akan menggandeng pihak Rumah Sakit yang ditunjuk pemerintah dan BNN setempat. Selanjutnya, bagi calon kades yang terbukti positif narkoba hasil pemeriksaan, maka calon kades tersebut secara otomatis akan dicoret dan didiskualifikasi pencalonannya. “Termasuk akan kita proses secara hukum,” bebernya.

Kepala BPMD OKU, Wibisono menambahkan, bebas narkobaa bagi setiap calon Kades dalam Pilkades serentak diatur dalam Perturan Bupati (Perbup) Nomor 32 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kades. Disebutkannya, Bab III Pasal 6 huruf j tentang salah satu kelengkapan persyaratan administrasi bakal calon Kades, melampirkan surat keterangan berbadan sehat dari RSUD dan disertai dengan keterangan bebas narkoba.

Dengan begitu, masyarakat yang ingin mencalonkan diri pada Pilkades harus bersih narkoba. Sebaliknya, jika pada saat pemeriksaan ada calon Kades yang positif narkoba, maka siap-siap dibatalkan pencalonannya. “Ini bentuk komitmen Pemkab OKU, perang terhadap narkoba. Aparatur di lingkungan Pemkab harus bersih narkoba,” terangnya.

Mengenai mekanisme pelaksanaan tes urin bagi para calon Kades, Wibisono mengaku masih akan dibahas lebih lanjut dengan panitia Pilkades Kabupaten bersama Bupati. “Soal teknis pelaksanaan apakah nantinya akan dikumpulkan semua para calon kades atau bagaimana, itu yang akan dibahas lagi,” ucapnya.

Masih kata dia, dalam Pilkades serentak gelombang pertama akan diikuti 57 desa yang tersebar di 13 Kecamatan di OKU. Masing-masing Baturaja Timur, Baturaja Barat, Lubukbatang, Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, Lubukraja, Sosoh Buay Rayap, Semidang Aji, Pengandonan, Ulu Ogan, Muara Jaya, dan Lengkiti. (fei)

Online Paper Updated at: 09.23.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top