Senandung Hikmah

PEMKAB MUBA KIRIM 5 SANTRI TERBAIK KE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

PEMKAB MUBA KIRIM 5 SANTRI TERBAIK KE UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Sekayu -

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, dalam hal ini Plt Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi audiensi dengan Mahasiswa/mahasiswi baru yang mendapatkan program “Santri jadi dokter” di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, di ruang rapat rumah Dinas Wakil Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Kamis, (14/07/2016).

Berdasarkan hasil pantauan awak media LintasPe, Rapat audiensi tersebut dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum H. Ibnu Sa’ad, S.Sos., M.Si., dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Syafaruddin, Kepala Bappeda Dr. H. M. Yusuf Amilin, Kepala Kesejahteraan Rakyat Muhammad Jaya, Kepala Dinas Kesehatan Taufik, Hairunsyah, Hadinata dan mahasiwa/mahasiswi serta wali/orangtua dari Mahasiswa santri jadi dokter.

Kepala Bappeda Dr. H. M. Yusuf Amilin menjelaskan, lima santri atau siswa-siswi lulusan terbaik dari hasil seleksi penerimaan calon mahasiswa baru yang dinyatakan lulus melalui kerjasama UIN Sharif Hidayatullah Jakarta dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan tahun akademik 2016/2017, yakni Nursalsabila lulus Pusat Studi Kebijakan Pemerintahan Daerah (PSKPD) dan Vicka Hendriyan lulus farmasi dari MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Model Sekayu, Ayu Haryati dan Ulvi Anawati lulus farmasi dari Madrasyah Aliyah (MA) Nurul Iman dan Anisah lulus farmasi dari MAN 3 Palembang.

“Sejak digulirkannya program tersebut hingga kini tidak ada masalah sehingga terus dilanjutkan karena berdasarkan evaluasi hingga kini berjalan dengan baik, khusus tahun akademik baru 2016/2017 ini ada lima santri lulus seleksi program ‘Santri Jadi Dokter’ memenuhi syarat dan segera dikirim ke Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayutullah Jakarta yang mana pada hari Senin tanggal 18 Juli nanti ada kegiatan martikulasi”, katanya.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengatakan bahwa tujuan adanya program ini untuk menyaring siswa-siswi lulusan Madrasyah Aliah (MA) terbaik untuk dikirim belajar di Fakultas Kedokteran, Fakultas farmasi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Program tersebut mencakup beasiswa penuh termasuk biaya penelitian, biaya makan dan biaya pemondokan yang diberikan selama 5-6 tahun. Program “Santri Jadi Dokter” tersebut juga mewajibkan kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Melalui program pendidikan tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan berguna untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di “Bumi Serasan Sekate” ini sehingga Kabupaten Muba bisa semakin maju. Pemerintah Musi Banyuasin sangat bangga atas prestasi siswa-siswi di kabupaten ini, hal ini membuktikan bahwa pendidikan di daerah ini tidak hanya gratis namun berkualitas”, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, ia berharap kepada lima orang santri yang akan dikirim tersebut untuk belajar dengan sungguh-sungguh, sehingga mendapatkan hasil terbaik dan pada waktunya nanti setelah selesai pendidikan dapat segera kembali di Muba untuk mengabdikan diri pada masyarakat.

“Ini adalah kesempatan bagi adik-adik, jangan di sia-siakan, gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan baik, kami Pemkab Muba mendukung penuh. Selalu jaga nama baik Kabupaten Muba dan nama baik orang tua kalian”, harapnya. (WindaC).

Online Paper Updated at: 09.50.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top