Senandung Hikmah

LIMA RAPERDA OKU DISAHKAN

LIMA RAPERDA OKU DISAHKAN

Baturaja –

Setelah sempat diskor dan molor gara-gara satu dari lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan pemkab ke dewan, yakni mengenai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2016-2021 belum selesai dibahas, akhirnya Rabu (27/7), paripurna pengesahan kelima Raperda itu berjalan mulus.

Tiga panitia khusus (pansus) yang dibentuk untuk menggodok kelima raperda yang diajukan Pemkab OKU tersebut, kini semuanya sepakat menerima dan menyetujui untuk mengesahkannya menjadi Perda.

Bahkan, dalam paripurna itu akhirnya terungkap bahwa ada rencana besar yang sedang digagas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Pemerintah daerah setempat. Apa itu? Yakni memasukkan rencana pemekaran Kabupaten OKU ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2016 – 2021.

Nah, ternyata menurut kabar, poin ini menjadi salah satu penyebab tidak kelarnya pembahasan RPJMD, sehingga membuat paripurna penyampaian hasil rapat Pansus dalam rangka membahas dan mengevaluasi lima Raperda tahun 2016 yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (25/7) tempo hari ditunda usai mendapat interupsi.

Ya. Rencana pemekaran Kabupaten OKU sempat “ditentang” dan terancam tak dimasukkan dalam  RPJMD. “Tapi kita bersyukur, pada tahun 2016 ini pemerintah daerah telah merespon usulan untuk pemekaran kabupaten OKU, dimana pada tahun lalu usul ini juga kami sampaikan dalam rapat paripurna melalui pandangan umum anggota DPRD dari fraksi PKB,” ucap Yudi Purna Nugraha, anggota dewan dari Komisi I.

Lebih lanjut dijelaskan politisi muda ini, bahwa dalam pembahasan pansus RPJMD, mayoritas anggota pansus yang terdiri dari berbagai fraksi sangat menyambut baik usul ini. “Makanya tahapan pemekaran kabupaten OKU ini tertuang dalam perda RPJMD OKU 2016-2021,” imbuh ketua Fraksi PKB itu.

Pemekaran itu menurut Yudi, adalah dambaan masyarakat OKU dalam mempercepat pembangunan dan mempercepat peningkatan kesejahteraan hingga ke pedesaan.

Kesejahteraan inilah lanjutnya, selalu dijadikanvisi misi dari setiap kepala daerah OKU, sejak dulu hingga sekarang. “Oleh karena itu, patut kiranya seluruh lapisan masyarakat bahu membahu bersama pemerintah daerah untuk mendukung keinginan luhur ini,” katanya.

Menurut dia, pihaknya berharap kepada pemerintah daerah untuk serius mewujudkan rencana ini. Itu dengan dibuktikan dalam APBD kedepan supaya mendapat prioritas anggaran yang berkaitan dengan rencana pemekaran OKU.

Bagaimana teknisnya termasuk wilayah kecamatan mana saja yang akan masuk dalam kabupaten baru ini? singkat Yudi menyatakan, “Itu nanti akan kita bahas lebih lanjut,” pungkasnya. (fei)

Online Paper Updated at: 12.29.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top