Senandung Hikmah

DINAS PU DIMINTA MAKSIMALKAN PEKERJAAN

DINAS PU DIMINTA MAKSIMALKAN PEKERJAAN

Palembang –

Dalam merencanakan pembangunan dari tiga pondasi Dinas Pekerjaan Umum, yakni Dinas PU Pengairan, PU Bina Marga dan PU Cipta Karya diharapkan bisa melakukan perencanaan sematang mungkin, terlebih lagi proyek-proyek yang bekerjasama melalui pihak ketiga. Tujuannya agar apa yang dikerjakan bisa menghasilkan sesuai dengan kebutuhan.

Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki berharap, kepada semua jajaran staf PU agar diusahakan untuk bisa bekerja lebih teliti dan cermat agar program-program pembangunan jangan sampai ada permasalahan di kemudian hari. Karena dampak perencanaan yang dilakukan tidak matang.

“Karena perlu diketahui bahwa perencanaan konsultan itu adalah tanggung jawabnya PU. Apa yang direncanakan konsultan itu ditandatangani oleh dinas PU, jadi harus bisa bertanggungjawab Dinas PU”, ungkap Ishak saat melakukan kunjungan silaturahmi bersama seluruh jajaran Dinas PU Provinsi Sumsel di Kantor PU Dinas Bina Marga. Rabu, (13/07).

Menurut Ishak, bila pembangunan itu menghasilkan dampak yang baik, maupun segi kualitas dari bangunan, masyarakat akan bisa menikmati hasil pembangunan tanpa mengalami rasa kekecewaan, karena mendapatkan hasil sempurna.

“Seperti kegiatan program pembangunan jalan, jalan protokol maupun jalan kendaraan Provinsi saat dilalui arus mudik lebaran Idul Fitri kemarin, alhamdulilah cukup baik. Namun ada di tempat-tempat lain masih berkendala, diharapkan agar lebih baik lagi tentunya”, ujar Ishak.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Sumsel, Syamsul Bahri mengatakan, dengan menggunakan APBD/APBN yang ada pihaknya bisa menjalankan program-program yang dicanangkan, namun karena adanya defisit anggaran yang diterima dari pusat, memang belum terlihat sempurna namun bisa berjalan dengan baik.

Seperti akan melakukan penataan jalan alternatif menuju Jakabaring Sport City (JSC). Namun dari koridor jalan tersebut ada dua koridor yang menelan dana terbesar yakni koridor 2 dan 3. Besarnya dana koridor ini, dikarenakan adanya pembangunan Jembatan Musi IV di koridor 2 dan pembangunan Musi VI di koridor 3. Tetapi, pembangunan jembatan tersebut tak hanya menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumsel melainkan juga menggunakan APBN.(ADV. Humas Pemprov).

Online Paper Updated at: 11.22.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top