Senandung Hikmah

70 PELAJAR MUBA IKUTI PROGRAM SANTRI JADI DOKTER

70 PELAJAR MUBA IKUTI PROGRAM SANTRI JADI DOKTER

Sekayu –

Program santri jadi dokter adalah program Pemerintah Kabupaten Muba yang telah dilaksanakan sejak tahun 2008 sampai sekarang. Tujuannya untuk menyaring siswa-siswi lulusan Madrasyah Aliah (MA) terbaik untuk dikirim belajar di Fakultas Kedokteran, Fakultas farmasi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Program tersebut mencakup beasiswa penuh termasuk biaya penelitian, biaya makan dan biaya pemondokan/Penginapan yang diberikan selama 6 (enam) tahun, dan jika melebihi waktu tersebut biaya di tanggung oleh mahasiswa bersangkutan. Program Santri Jadi Dokter juga mewajibkan kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan untuk  mengabdikan diri di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Sejak 2008 sampai sekarang tercatat Pemkab Muba telah mengirim sebanyak 70 orang Santri terbaik baik untuk belajar ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai tindak lanjut dari MoU Pemkab Muba dan Pihak UIN yang telah disepakati sebelumnya, dan seluruh santri yang telah usai masa kuliah selesai kembali lagi ke Muba dan ditempatkan di Rumah sakit, Puskesmas di Muba” ujar Yusuf Amilin yang kini menjabat Kepala Bappeda Muba, Minggu (17/7)

Ia juga menambahkan setelah melalui tahap seleksi, Pemkab Muba Tahun ini (2016) Pemkab Muba mengirim lima orang santri terbaik. Kelima orang tersebut adalah Nursalsabilah fakultas kedokteran, sementara  Vicka Hendriyan, Ayu Haryati, Aanisah dan Ulvi Anawati fakultas Farmasi.

Sementara itu, Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, pihaknya berharap kepada lima orang santri yang akan dikirim tersebut untuk belajar dengan sungguh-sungguh, sehingga mendapatkan hasil terbaik dan pada waktunya nanti setelah selesai pendidikan dapat segera kembali di Muba untuk mengabdikan diri pada masyarakat.

“Ini adalah kesempatan  bagi adik-adik, jangan disia-siakan, gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan baik, kami (Pemkab Muba) mendukung penuh. Selalu jaga nama baik Kabupaten Muba dan nama baik orang tua kalian,” ujar Beni
Program santri jadi dokter, lanjut Beni adalah bentuk perhatian, dukungan pemerintah terhadap lulusan MA yang akhir-akhir ini dinilai sering kalah bersaing bebas dengan lulusan dari lulusan SMA negeri dalam perebutan kursi pendidikan di Perguruan Tinggi dan ini merupakan komitmen Pemkab Muba di bidang pendidikan. (edy)

Online Paper Updated at: 18.36.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top