Senandung Hikmah

DESA TAK USULKAN PENCAIRAN, DANA RP53 M NGANGGUR


Baturaja –

Dana desa APBN tahap pertama tahun ini sebesar Rp 53 miliar nganggur alias tak terpakai. Pasalnya, hingga saat ini belum ada satu pun desa di Kabupaten Ogan Komering ulu (OKU) yang mengusulkan untuk pencairan. Padahal, dana desa untuk OKU sudah ditransfer ke rekening Pemkab sejak 29 April lalu.

“Sampai saat ini belum ada pencairan tahap pertama” ungkap kepala BPKAD Hanafi, Kamis (12/5). Kendati menyatakan belum ada satu pun desa di OKU yang mencairkan dana tahap pertama, namun Hanafi tidak menyebutkan secara terang penyebabnya bagi 143 desa.

Kata dia, desa di OKU sudah bisa mengajukan pencairan dana tersebut. Untuk pencairan tersebut, ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi setiap desa. Diantaranya, APB-Desa dan SPJ Dana Desa APBN tahun sebelumnya harus sudah disampaikan ke Bupati OKU. “Syarat ini harus segera agar dalam penggunaanya tepat waktu,” ujarnya.

Terpisah Kepala BPMPD OKU Drs Wibisono MM menerangkan secara administrasi, OKU sudah lama siap untuk pencairan dana desa tahap pertama. Kesiapan OKU dapat dilihat dari APB-Desa dan peraturan Bupati yang merupakan dasar untuk pencairan dana tersebut.

“Besaran dana desa yang akan dikucurkan pemerintah pusat tahun ini sebesar Rp88 miliar lebih yang diperuntukan bagi 143 desa di OKU dengan masing-masing desa akan menerima dana sebesar Rp500 juta sampai Rp700 juta,” tukasnya. (fei)

Online Paper Updated at: 10.07.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top