Senandung Hikmah

ANISA THAHARA, RAIH JUARA KABUPATEN LEWAT VOKAL SOLO


Muara Enim –

Anisa Thahara (10) siswi SD (Sekolah Dasar) Negeri 26 Lawang Kidul ini mempunyai prestasi bidang seni yang luar biasa. Dalam kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar beberapa waktu lalu, Anisa panggilan akrabnya ini juara vokal solo tingkat Kabupaten Muara Enim. Berkat prestasinya itu, dia akan mewakili Muara Enim dalam ajang yang sama di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Dibincangi media ini, Kamis (12/05/2016) saat mengisi acara pembukaan lomba FLS2N tingkat SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) sederajat di Gedung Kesenian Dayang Rindu Muara Enim, ia mengaku bahagia dan semangat akan mengikuti lomba di tingkat Provinsi, yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Saat datang mengisi acara itu, dia didampingi guru pembinanya Dra. Tati Frianti.

“Senang bisa juara pertama lomba vokal solo tingkat SD se-Kabupaten Muara Enim. Sekarang latihan terus untuk maju lomba tingkat Provinsi Sumatera Selatan”, tutur Anisa didampingi Dra. Tati Frianti.

Ia mengaku sebelumnya meraih juara pertama lomba vokal solo tingkat Kecamatan Lawang Kidul. Kemudian, ia diminta mewakili kecamatan mengikuti lomba FLS2N di tingkat Kabupaten Muara Enim. Selain aktif berkesenian vokal, disekolah dirinya juga tergabung dalam kegiatan Marching Band sebagai penari bendera.

“Selain nyanyi, aku juga masuk kelompok Drum Band di sekolah, sebagai penari bendera. Semua ini berkat bimbingan guru di sekolah dan dukungan orang tua”, tambah putri pasangan Hasan Basri dan Idayanti yang tinggal di Lingkungan Mandala Tanjung Enim ini.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 26, Rustiawati, S.Pd., melalui guru pembina bidang seni, Dra. Tati Frianti mengatakan, bakat vokal anak didiknya itu sudah tampak saat dia aktif dalam kegiatan ekskul kesenian disekolah. Kemudian dari situ terus dipoles dan mendapat bimbingan dari gurunya sampai berbuah prestasi yang membuat bangga sekolah.

“Dari kecil memang anak ini suka nyanyi. Disekolah dia belajar sama gurunya, dan dirumah juga ia tetap belajar dengan pelatihnya. Kebetulan pelatihnya mempunyai orgen dirumah”, terang Tati.(eko)

Online Paper Updated at: 10.10.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top