Senandung Hikmah

RAPAT LANJUTAN, TERKAIT TUNTUTAN AKSI UNJUK RASA PARA PEDAGANG PASAR JALAN KAPTEN A. RIVAI


Sekayu -

Rapat lanjutan dalam menindaklanjuti hasil rapat dengar pendapat sebelumnya pada Senin 18 April 2016 diruang Banmus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muba, tentang pembahasan lanjutan terkait tuntutan permasalahan dari aksi unjuk rasa para pedagang pasar Jalan Kapten A.Rivai (Talang Jawa), yang meminta Pemerintah kabupaten Muba supaya tidak melakukan aksi penutupan akses jalan Kapten A.Rivai terhadap kegiatan penertiban dan relokasi pasar, dari pasar A.rivai ke pasar Terminal Randik di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. Senin (25/04/2016).

Menurut hasil pantauan awak media LintasPe, Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Muba melalui Ahmadi Dausat didampingi oleh Wakil Sekretaris Komisi II Khairul dan Anggota Komisi II DPRD Muba, antara lain Paimin dan Ismail, dihadiri perwakilan Kodim 0401 Muba Sutapa, wakil Sekretaris Dewan Irzal, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar Agendel Azim, didampingi kepala bidang pasar Zulkarnain, perwakilan BP3M Dedi Supriadi dan Wanarman, Kepala Satuan Pol PP Jhoni Mathohonang didampingi staff Yus Aprizal, Kepala Dishubkominfo H. Patih Ridwan, didampingi Staff Ahmad Widiansyah serta Camat Sekayu, M. Taisir Gunawan S.sos., M.M., dan perwakilan para pedagang yang tergabung dalam LSM Gebrak Sriwijaya pimpinan Sutato Waliun.

Dalam rapat tersebut, pimpinan rapat Ahmadi Dausat mempersilahkan para peserta rapat untuk menyampaikan pendapat. Susilawati perwakilan pedagang menyampaikan bahwa pedagang menolak adanya kegiatan penutupan akses jalan sepanjang jalan Kapten Rivai (Talang Jawa), yang dilakukan oleh aparat yang tergabung dalam tim relokasi pasar oleh pihak pemerintah daerah, karena dianggap merugikan para pedagang di lokasi pasar lama tersebut.

Kepala Dishubkominfo melalui H.Patih Ridwan didampingi staf Ahmad Widiansyah dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa penutupan akses jalan tersebut dilakukan sebagai upaya mensosialisasikan bagi para agen-agen untuk tidak melakukan kegiatan bongkar muat barang dilokasi tersebut, dan kegiatan bongkar muat dialihkan ke lokasi pasar baru terminal randik dan penutupan akses jalan bukan sehari penuh, melainkan hanya dilakukan pada saat-saat tertentu, yakni dimulai dari pukul 22.00 wib sampai 06.00 wib, pada pukul 06.00 wib pagi hari semua akses jalan boleh dilalui oleh warga masyarakat.

Lanjut, H.Pathi Ridwan mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai tindaklanjut dari program pemerintah daerah yang tertuang dalam SK Bupati Muba, yang telah membentuk tim terpadu  dalam penertiban relokasi pasar Jalan Kapten A.rivai ke Lokasi Pasar Baru Terminal Randik.

“Saya akan mengklarifikasi bahwa tidak ada kegiatan penutupan total terhadap jalan Kapten A.Rivai (Talang Jawa), penutupan yang dilakukan hanya pada jam tertentu, yang diperuntukkan bagi kendaraan angkutan agen. Untuk kendaraan pribadi tidak di tutup”, pungkasnya.

Sutato Waliun dalam kesempatan tersebut mempertanyakan bahwa fakta dilapangan masih terus terjadi aksi penutupan akses jalan bagi kendaraan pribadi, motor dan lain lain. Kepada Kepala Dinas Pasar jika memang mau menertibkan pasar tolong di tindak para pedagang buah didepan pasar perjuangan yang telah menghabiskan bahu-bahu jalan, tertibkan lokasi dagangan milik pribadi Syahrial, ojek dan pembeli yang parkir memakan badan jalan.

Lebih lanjut Sutato Waliun mengatakan, “Tolong Kepala Dinas Pasar dan Instansi terkait lainnya untuk meninjau dan menindak tegas permasalahan pungli di Pasar Baru Terminak Randik Sekayu, baik Pungli sewa lapak, kios dan los, juga pungli Parkir, Pungli kebersihan, juga bongkar mafia jual beli los, kios dan lokal dipasar Baru tersebut. Serta Kepada DPRD Muba diharapkan dapat membentuk Tim Terpadu dalam menindaklanjuti kasus-kasus yang ada dilokasi pasar baru terminal randik, yang rawan kecurangan termasuk jual beli Los, Kios dan Lokal dengan kisaran Rp. 20 – 40 Juta, segera ungkap kasus kasus tersebut”, tegas toto.

Ketua Komisi II DPRD Muba Ahmadi Dausat dalam kesempatan tersebut menyimpulkan hasil rapat terkait penutupan jalan Kapten A.Rivai (Talang Jawa) dan apa yang disampaikan oleh perwakilan para pedagang, maka pihaknya memerintahkan kepada pihak Dishubkominfo serta pihak yang tergabung dalam tim penertiban pasar untuk tidak lagi melakukan penutupan jalan tersebut.

Lebih lanjut, Ahmadi Dausat dalam kesepakatan rapat tersebut menyepakati untuk tidak ada upaya dari kelompok pedagang jalan A.rivai dan lain-lain untuk menggagalkan penertiban relokasi pasar baru terminal randik karena pasar randik harus tetap berjalan, untuk permasalahan lain-lain akan diselesaikan melalui musyawarah dalam pencarian jalan keluarnya dan untuk sidak ke pasar randik akan diberitahu karena belum bisa dijadwalkan. (WindaC).

Online Paper Updated at: 10.32.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top