Senandung Hikmah

MASSA HADANG RATUSAN TRUK BATUBARA DI LAHAT, POLISI LEPASKAN BEBERAPA KALI TEMBAKAN



Lahat -

Polisi terpaksa melepaskan beberapa tembakan untuk membubarkan massa yang menghadang dan menghentikan ratusan truk batubara di kawasan Kecamatan Merapi Barat, Lahat, tepatnya di Desa Sirah Pulau, Sabtu (23/4/2016) dinihari, sekira pukul 00.30 WIB.

Situasi desa sempat tegang saat aparat kepolisian membubarkan warga yang menghadang.

Setidaknya ada empat warga yang ditangkap karena diduga menjadi provokator.

Aksi penghadangan dan penyetopan truk batubara tersebut mengakibatkan kemacetan panjang dan baru bisa kembali lancar setelah anggota Polres dan Polsek Merapi yang langsung dipimpin Kapolres Lahat, AKBP H Yayat Popon Ruhiyat SIK terun ke lapangan.

Kejadian tersebut bermula atas peristiwa tewasnya Joni Iskandar (20) warga Sirah Pulau akibat ditabrak salah satu kendaraan pengangkut batubara yang dikemudikan Rimbo Binoang, Rabu (20/4/2016).

"Warga tidak diterima atas musibah itu dan meminta pihak transportir yang menaungi membayar uang kerohiman Rp400 juta. Namun tidak sanggup sehingga warga melakukan penghadangan," ungkap Eek Muda, Ketua Harian Asosiasi Transportir Batubara Lahat, ketika dibincangi di lokasi kejadian.

Menurutnya, pihak transportir sendiri sudah menawarkan uang kerohiman senilai Rp40 juta, perbaikan sepeda motor yang tertabrak dan uang kopi selama 40 hari. Namun sejauh ini pihak keluarga masih keberatan.

Online Paper Updated at: 10.43.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top