Senandung Hikmah

DARMAWAN HULIK : INSPEKTORAT PRIORITASKAN KASUS PERANGKAT DESA PALDAS

Rantau Bayur –

Tokoh masyarakat Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin mendesak Inspektorat Kabupaten Banyuasin untuk memprioritaskan kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang dalam pengangkatan perangkat desa yang dilakukan Kepala Desa Paldas. Dan jika memang dalam pemeriksaan ini ada pelanggaran maka kiranya perangkat desa yang diangkat untuk segera dianulir. "Kita tidak ingin persoalan di Desa Paldas ini meluas,maka saya minta Inspektorat untuk memprioritaskan penyelesaian kasus ini,"kata Tokoh Masyarakat Desa Paldas H Darmawan Hulik SH,Jumat (22/4/2016).

Gara-gara kasus ini terang Darmawan sudah mengakibatkan suasana desa Paldas menjadi tidak kondusif, apalagi sesudah terjadi aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oknum perangkat desa dan keluarganya terhadap Suryadi alias Tulung. " Untuk pidananya kita serahkan dengan Polres Banyuasin,tetapi untuk pelanggaran UU tentu kita minta Inspektorat untuk menyelesaikannya,"kata Mantan Anggota DPRD Banyuasin periode 2004-2009.

Seperti diketahui, Suryadi Mantan Kadus Dusun Kadembo sebelum terjadinya pengeroyokan,Senin (18/4/2016) , sempat melapor kepada Bupati Banyuasin,DPRD,BPMPD dan Inspektprat bahwa pengangkatan perangkat desa yang telah dilantik oleh Kades Desa Paldas Rusman Bin Rahaji menyalahi UU desa nomor 6 tahun 2014 dimana usia minimal perangkat desa 20-42 tahun.


Selain itu terang Suryadi,kades juga melanggar kesepakatan bersama Komisi I DPRD Banyuasin tanggal 10 November 2015 dengan BPMD,Camat Rantau Bayur,Ketua BPD, Plt Kades Paldas,Panitia Pilkades,calon kades serta tokoh masyarakat bahwa siapapun calon terpilih untuk mengangkat Suryadi alias Tulung menjadi Kaur Pemerintahan,Mulyadi menjadi Kaur Pembangunan dan Aidil menjadi Sekdes. "Kesepakatan ini dilanggar dan Kades Rusman tidak mengikut sertakan Saya dalam susunan perangkat desa Paldas dengan alasan usia saya sudah melebihi ketentuan. Tapi kenapa perangkat desa lain yang usianya juga melebihi aturan UU tetap dilantik,inikan tidak adil,"katanya.

Dia sendiri menuntut agar Bupati Banyuasin membatalkan pelantikan perangkat desa Paldas tersebut. "Ini melanggar ketentuan hukum yang ada,maka mesti dibatalkan,"tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber,perangkat desa yang dilantik oleh kades Paldas Rusman tersebut yakni Mulyadi menjadi kaur Pembangunan lahir 1969 (47 tahun), Wendi Kadus II lahir 1964 (52 tahun), Ansori Kadus I lahir 1973 (43 tahun) dan Sarbani kadus II lahir 1973 (43 tahun).(Faz)

Online Paper Updated at: 11.11.00
Get Free Updates:
*Please click on the confirmation link sent in your Spam folder of Email*

Be the first to reply!

Poskan Komentar

 
back to top